Operasi pertambangan nikel Harum Energy dilakukan melalui anak perusahaannya, PT Serongga Sumber Lestari. Sumber daya tambang SSL diperkirakan mencapai 215 juta ton bijih nikel, terdiri dari bijih limonit sekitar 92 juta ton (Ni 1,21%) dan bijih saprolit sekitar 123 juta ton (Ni 1,56%).